Laporan Khusus
Sebab Susan Perempuan Beda Iman?

Penolakan karena alasan cantik diskriminatif. Ukuran pejabat publik adalah kinerja, bukan agama


Sejak Susan Jasmine Zulkifli (43 tahun) sering blusukan dan mengajak warga kerja bakti, Siti Maimunah mengaku sebagian pengurus Rukun Tetangga di Lenteng Agung jadi genit. Mereka jadi lebih rajin membersihkan selokan. Lurah Lenteng Agung hasil lelang jabatan yang digagas Pemda DKI Jakarta ini memang giat menggelar kerja bakti bersama warga setiap Sabtu Minggu.

 

“Bapak-bapak ada yang malah ganjen sekarang. Mereka pakai minyak wangi lah kalau kerja bakti. Sok kerajinan gitu deh,” kata ibu rumah tangga yang sudah menetap di Lenteng Agung sejak 1980 kepada media, awal Oktober silam.

 

Perasaan serupa dirasakan Khadijah, warga RT 08 RW 04. “Ya bingung aja cakep-cakep ngapain jadi lurah. Mending pria saja yang lurah,” kata perempuan berusia 39 tahun ini. Maimunah dan Khadijah, dua warga yang ikut menolak Susan jadi lurah Lenteng Agung. Sebelumnya, alasan penolakan lebih karena Lurah Susan beragama Kristen.

 

Kabar Kampoeng Edisi 3 Okotober 2013 selengkapnya unduh di sini


Untuk edisi cetak, anda bisa mendapatkan secara gratis di kantor the Wahid Institute atau jaringan Komunitas Indonesia yang Adil dan Setara (KIAS) Jabodetabek. Lebih lanjut sila menghubungi

The Wahid Institute
Jl. Taman Amir Hamzah No. 8
Jakarta - 10320
Indonesia

Telepon : +62 21-3928233, 3145671
Faks : +62 21-3928250
SMS : 0815 9819 841

[E] Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya
[W] www.wahidinstitute.org
[facebook] The WAHID Institute
[twitter] WAHIDinst

2577