20
Mar 2015
Pelatihan Keuangan Keluarga

 

JAKARTA - Direktur The Wahid Institute, Yenny Wahid, meminta ibu-ibu di RW III Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, konsisten dalam menjalankan usaha kecil yang ditujukan untuk menopang perekonomian keluarga. Konsisten, menurut Yenny, adalah salah satu kunci sebuah usaha bisa berhasil.

 

Yenny menyampaikan ini saat menjadi motivator dalam “Pelatihan Keuangan Keluarga” bagi ibu-ibu warga Matraman Luar, di Aula The Wahid Institute, Jumat (20/3) petang.

 

“Ibu-ibu harus konsisten. Contoh kecilnya, kalau ibu-ibu punya usaha jahitan, kualitasnya harus dijaga. Kalau ada pesanan 100 baju, jangan yang bagusnya hanya di jahitan pertama sampai ketiga, lalu yang sisanya asal-asalan. Ini namanya nggak konsisten. Kalau begini, nanti ibu-ibu bisa ditinggal oleh pelanggan,” ujar Yenny, memberi contoh.

 

Puteri keempat Presiden Abdurrahman Wahid ini juga berpesan agar ibu-ibu bisa lebih baik mengelola keuangan keluarga. “Ibu-ibu harus pintar menjaga alur keuangan di rumah. Cara sederhananya, ditulis saja daftar prioritas. Apa saja kebutuhan yang paling mendesak dalam waktu dekat, jangka menengah, juga jangka panjang. Ini akan memudahkan,” ujar Yenny.

 

Desainer kondang, Amy Atmanto, yang mendampingi Yenny Wahid dalam pelatihan itu, juga memotivasi ibu-ibu warga Matraman luar untuk lebih gigih dalam berusaha. Ia berbagi pengalaman, soal bagaimana dirinya memulai usaha dari titik nol hingga kini ia memiliki butik yang terkenal hingga mancanegara.

 

“Jika saya bisa, ibu-ibu di sini juga pasti bisa. Nggak harus buat butik. Saya yakin, jika digeluti dengan serius semua usaha yang sudah dijalankan ibu-ibu pasti akan berhasil nantinya, kata Amy. [wi]

2657
 

Add comment


Security code
Refresh