Dokumen
Rasanya mengherankan sekali ketika Syiah tiba-tiba masuk deretan aliran sesat. Pada aras ini, kita harus percaya bahwa definisi sesat adalah selera mayoritas belaka, tak peduli dengan kriteria yang ada. Sama mengherankannya adalah keberadaan stiker kecil “Kita Butuh Islam Ramah, Bukan Islam Marah”yang dianggap sebagai provokasi oleh sekelompok orang yang kontra jemaat GKI Taman Yasmin. Bukan saja mengecam, mereka mengejar mobil yang memajang stiker ini.
Di tempat lain, beberapa gereja mengalami masalah dalam perayaan Natal. Di Mojokerto, GBIS setempat memindahkan perayaan Natal ke tempat lain karena diancam akan dibubarkan. Di Bekasi, jemaat Gereja Filadelfia, menghadapi kenyataan yang sama karena Bupati membangkang keputusan MA yang mengizinkan dibangunnya kembali gereja yang masih belum selesai itu. Ibadah pun menjadi
Namun, kita masih perlu bersyukur dengan komitmen GP Ansor untuk melakukan pengawalan perayaan Natal dan Tahun Baru melalui sayap organisasi Banser (Barisan Ansor Serbaguna). Berbeda dengan kelompok Islam radikal, Banser bukan menyaingi tetapi senantiasa berkoordinasi dengan aparat setempat. Selengkapnya Monthly Report 39 [Desember 2011 -Januari 2011]: Tragedi Syiah Sampang

Indonesia
English
Print
Email
Comment
Share